PESAN YANG DITULISKAN DI NISSAN BATU SEORANG USKUP ANGLIKAN ( 1100 SM )
Tak kala aku masih muda serta bebas,
Dan imajinasiku mengembara tanpa batas.
Aku bercita-cita mengubah dunia.
Tak kala aku semakin tua dan bijaksana,
Aku menyadari , bahwa dunia tak akan berubah – berubah dan aku merundukkan cita-ciaku serta memutuskan untuk mengubah negeriku saja.
Namun, ini pun tampaknya tak dapat diubah.
Tak kala aku kian jauh mengarungi masa tuaku,
Dalam suatu upaya yang nekat, aku berniat keras untuk mengubah keluarga saja, Mereka yang memiliki hubungan dekat denganku.
Namun , mereka pun tak berbeda.
Dan kini , tak kala aku berbaring di ranjang kematianku,
Aku tiba-tiba menyadari, andaikata dulu aku pertama kali mengubah diriku saja, memiliki teladan , barangkali aku akan berhasil mengubah keluargaku .
Dari inspirasi dan dorongan mereka, seharusnya dapat memperbaiki negeriku dan siapa tahu aku mungkin dan bahkan mampu mengubah dunia.
Selasa, 22 September 2009
WIJI THUKUL mengomentari HAL KEKASIH
WIJI THUKUL (1987-1988)
Siapakah Kekasihmu
Bila suatu saat Mereka bertanya, siapa kekasihmu ??
Jawablah :
Dia yang memiliki rindu tak berkesudahan
Dia yang tak lemah tapi lemah lembut
Dia yang punya nafas panjang pada kesetiaan
Dia yang tinggi pada cita-cita kemanusiaan
Dan kalau boleh kutambahkan,
Katakan kepada mereka, kekasihku ….
Bertubuh langsung pada harta bergelimpangan
Berupa cantik pada kejujuran
Berambut kapas sandaran empuk kasih sayang
Beralat kelamin saluran cinta.
Sekali lagi pertegas kepada mereka
KEKASIHKU…
Berbibir tipis pada kemunafikan
Bertelinga lebar penampung keluh kesah
Mata yang berkaca penembus penindasan
Dan setelah itu tinggalkan mereka
Pergilah, wartakan kepada mereka yang belum mendengar
Bahwa kekasihmu kekal sepanjang ZAMAN.
Siapakah Kekasihmu
Bila suatu saat Mereka bertanya, siapa kekasihmu ??
Jawablah :
Dia yang memiliki rindu tak berkesudahan
Dia yang tak lemah tapi lemah lembut
Dia yang punya nafas panjang pada kesetiaan
Dia yang tinggi pada cita-cita kemanusiaan
Dan kalau boleh kutambahkan,
Katakan kepada mereka, kekasihku ….
Bertubuh langsung pada harta bergelimpangan
Berupa cantik pada kejujuran
Berambut kapas sandaran empuk kasih sayang
Beralat kelamin saluran cinta.
Sekali lagi pertegas kepada mereka
KEKASIHKU…
Berbibir tipis pada kemunafikan
Bertelinga lebar penampung keluh kesah
Mata yang berkaca penembus penindasan
Dan setelah itu tinggalkan mereka
Pergilah, wartakan kepada mereka yang belum mendengar
Bahwa kekasihmu kekal sepanjang ZAMAN.
PUISI KEYAKINAN oleh WIJI THUKUL
PUISI WIJI THUKUL PADA TAHUN 1987-1998
S E U M P A M A B U N G A
K A M I A D A L A H B U N G A Y A N G T A K
K A U K E H E N D A K I T U M B U H,
E N G K A U L E B I H S U K A M E M B A N G U N
R U M A H D A N M E R A M P A S TANAH.
SEUMPAMA BUNGA KAMI ADALAH BUNGA YANG TAK KAU KEHENDAKI ADANYA,
ENGKAU LEBIH SUKA MEMBANGUN JALAN RAYA DAN PAGAR BESI.
SEUMPAMA BUNGA,KAMI ADALAH BUNGA YANG DIRONTOKKAN...
DI BUMI KAMI SENDIRI.
J I K A K A M I B U N G A
E N G K A U A D A L A H T E M B O K I T U
T A P I D I T U B U H T E M B O K I T U
T E L A H K A M I S E B A R B I J I – B I J I
S U A T U S A A T K A M I A K A N T U M B U H B E R S A M A
DENGAN KEYAKINANAN : ENGKAU HARUS HANCUR !!!
DALAM KEYAKINAN KAMI
DIMANAPUN –TIRANI HARUS TUMBANG !!!!!!!!!!!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)